Mengenal Lebih Dekat Sosok Joey Alexander, Peraih 2 Nominasi Grammy Awards Asal Indonesia

January 18, 2016

Joey-Alexander

Pianis muda asal Indonesia menembus nominasi acara bergensi di Amerika Serikat, Grammy Awards 2016. Acara bergengsi ini akan digelar pada 15 Febuari 2016 mendatang di Staples Centerm Los Angeles.  Joey Alexander, anak muda Indonesia yang masuk nominasi kategori “Best Jazz Instrumental Album” untuk “My Favorite Things” dan “Best Improvised Jazz Solo” untuk “Giant Steps” yang diambil dari albumnya.

Joey yang baru berusia 11 tahun ini diketahui menjadi pianis termuda yang menjadi nominasi Grammy Awards. Tidak hanya netizen yang mengucapkan selamat dan memberikan dukungan semangat serta doa. Para musisi Tanah Air juga mengungkapkan kebanggan terhadap kiprah bermusik Joey.

Screenshot_1

Dukungan tersebut datang dari Glenn Fredly, Agnes Monica, dan Andien. Aktor Joe Taslim dan presenter Sarah Sechan pun tidak ketinggalan memberikan dukungan. “Dua nominasi Grammy…WOW… sebuah berkah. Saya berterima kasih kepada Tuhan karena telah memberikan hadiah indah berupa musik jazz piano dan swing. Dan terima kasih untuk penggemar saya,” tulis Joey di akun twitter miliknya.

Pemberitaan tentang Joey pun tidak hanya di Indonesia, Amerika Serikat lewat media The New York Times pun menuliskan kiprahnya di dunia musik jazz. Joey pertama kali dikenal saat muncul di pentas jazz di Lincoln Center Album debutnya, My Favorite Things (Motema) langsung diminati pecinta jazz.

Karir Joey mulai dikenal sejak dirinya pindah dengan orangtuanya ke New York setahun lalu. Dengan bantuan tokoh-tokoh jazz seperti peniup terompet Wynton Marsalis, karirnya pun meroket dan Joey menyebut Wynton “pahlawan saya” di Facebook.

1. Untuk mengenal Joey lebih dekat, flagig menuliskan fakta-fakta mengenai Joey Alexander, pianis muda yang raih nominasi Grammy Awards 2016.Bocah Indonesia, Joey Alexander yang berusia 12 tahun, menjadi berita di sejumlah media terkemuka dunia karena keterampilannya memainkan piano. Dia pun dijuluki bocah ajaib (child prodigy) karena bakatnya yang luar biasa itu.

2. Situs web New York Times pada Selasa (12/5/2015) membuat berita panjang berjudul “Joey Alexander, an 11-Year-Old Jazz Sensation Who Hardly Clears the Piano’s Sightlines”. Untuk versi cetaknya, media itu membuat judul “He’s a Jazz Virtuoso Who Can Barely See Over a Baby Grand”. The Telegraph, Rabu, membuat judul, “The 11-year-old taking jazz world by storm”. Sementara NBC News, Kamis, membuat judul “Pint-Sized Prodigy Joey Alexander: ‘Jazz is About Freedom'”.

Joey-and-Herbie

3. Joey mempunyai album debut berjudul My Favorite Things yang mendapat pujian tinggi dari peniup trompet dan direktur Jazz at Lincoln Centre Wynton Marsalis. Marsalis mengatakan, “Enggak pernah ada orang sebelumnya yang dapat kita bayangkan bisa bermain seperti itu di usia seperti dia. Saya menyukai segala sesuatu terkait permainannya, ritmenya, kepercayaan dirinya, dan pemahamannya tentang musik.

4. Orangtua Joey merupakan penggemar jazz (terutama Louis Armstrong) dan Joey sendiri mengagumi permainan Horace Silver, McCoy Tyner, Bill Evans, dan Brad Mehldau.

5. Selain musik, Joey juga menyukai Avengers dan SpongeBob Squarepants.

6. Joey dilaporkan sangat mencintai dan menghargai bidang seni yang ditekuninya. “Jazz merupakan musik yang keras,” katanya saat menjawab sebuah pertanyaan. “Kita harus benar-benar bekerja keras dan harus senang melakukannya. Itulah yang paling penting.”

7. Di Tanah Air, Joey sudah sering manggung di berbagai pentas jazz. Namun, di New York namanya baru muncul. Dia pertama kali dikenal di sana saat muncul di pentas jazz di Lincoln Center dan langsung mendapat standing ovation.

joey-artist-image

8. Joey, yang bernama lengkap Josiah Alexander Sila, lahir di Bali. Joey pindah ke New York tahun lalu bersama kedua orangtuanya. Sejumlah tokoh jazz, seperti Marsalis, ikut membantu perpindahan itu.

9. Perkenalan awalnya dengan musik jazz melalui CD ayahnya, Denny Sila, yang membawa pulang sejumlah CD jazz pada tahun 1990-an, setelah mendapatkan gelar sarjana di bidang keuangan di Pace University di Manhattan.

10. Joey mulai bermain piano saat umurnya enam tahun. Ia pertama kali memainkan sebuah lagu dari Thelonious Monk. Melihat bakat anaknya, sang ayah, yang merupakan pianis amatir, terdorong untuk mengajarinya beberapa dasar bermain piano. Joey sendiri mengingat, “Saya mendengar rekaman, dan tentu saja YouTube.”

13JOEYALEXANDERWEB1-master675-v4

11. Joey kemudian ikut kursus piano di sejumlah sekolah musik di Jakarta ketika mereka pindah ke Ibu Kota. Pada usia delapan tahun, ia telah bermain untuk pianis Herbie Hancock, yang berada di Jakarta sebagai duta UNESCO.

12. Kini, Joey Alexander jadi bahan pembicaraan lagi karena ia bakal bersaing dengan musisi-musisi jazz ternama dunia untuk memperebutkan predikat salah satunya Best Jazz Instrumental Album di Grammy Awards 2016. Musisi lain yang masuk dalam nominasi itu antara lain: John Scofield (Past Present), Terence Blanchard feat. The E-Collective (Breathless), Robert Glasper & The Robert Glasper Trio (Covered: Recorded Live at Capitol Studios) dan Jimmy Greene (Beautiful Life).

Untuk melihat penampilan Joey, kita langsung check di bawah ini ya!

Comments and 1,454 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply