“X-Men: Days of Future Past” Bersatunya X-Men dari 2 Masa – Movie Review

Posted by
May 21, 2014

days-of-future-past-pstr08

Para superhero X-Men dari masa lalu dan masa depan bersatu dalam sebuah film yang menggambarkan suasana mencekam ketika kaum mutan terancam punah, “X-Men: Days of Future Past.” Hal yang pada awalnya terdengar mustahil, ternyata berhasil diwujudkan menjadi kenyataan oleh Sutradara Bryan Singer yang tidak sekedar mengumpulkan berbagai karakter terkenal dari komik X-Men, tetapi juga menyatukan para pemeran bintang dari 2 generasi franchise filmnya. “X-Men: Days of Future Past” tidak hanya menjadi proyek ambisius yang ditunggu-tunggu oleh penggemar film, tetapi juga memiliki beban besar untuk menjaga kualitas cerita yang akan dibandingkan dengan berbagai film-film yang diangkat dari dunia komik Marvel sebelumnya.

Di masa depan, para mutan terancam punah dan harus bersembunyi dari serangan robot sentinel yang memiliki kekuatan untuk membunuh mereka. Mutan yang masih selamat, bersatu untuk mencari cara dalam mengatasi keganasan Sentinel. Professor Xavier dan Magneto, 2 musuh lama yang kerap kali berseteru, menyatukan kekuatan untuk melindungi keselamatan kaum mereka. Bersama para mutan yang tersisa, seperti: Wolverine, Storm, Kitty Pryde, Iceman, Bishop, Blink, Colossus, Sunspot dan Warpath, mereka menemukan sebuah solusi untuk mengakhiri perburuan mutan oleh Sentinel. Dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki oleh Kitty Pryde, alam bawah sadar Wolverine dikirim ke masa lalu untuk meluruskan hal-hal yang menjadi sumber masalah.

Wolverine harus kembali ke tahun 70-an, masa pertama kali proyek Sentinel mulai dijalankan oleh penemunya, Dr. Boliver Trask. Ia harus meyakinkan Professor Xavier dan Magneto untuk bersatu dan menemukan Mystique yang ternyata memiliki andil besar dalam penyempurnaan Sentinel. Mampukah Wolverine meyakinkan Professor X dan Magneto di masa lalu untuk menanggalkan ego mereka demi keselamatan kaum mutan? Apakah kaum mutan mampu menyelamatkan diri dan sekaligus menghentikan pertempuran besar dengan Sentinel di masa depan?

x-men-days-of-future-past04

Meskipun dipadati dengan berbagai karakter dan juga pemeran-pemeran yang memiliki nama besar, namun “X-Men: Days of Future Past” mampu memberikan porsi yang seimbang dengan karakternya yang memilki peran signifikan dalam pembangunan cerita film. Aksi dari berbagai karakter superhero yang muncul di 1 film, memang memberikan keasyikan sendiri dalam menyaksikan “X-Men: Days of Future Past” ini.

Wolverine masih menjadi lokomotif yang membawa arah cerita. Meskipun Hugh Jackman sudah memberikan penampilan terbaiknya sebagai Wolverine, tetapi 3 bintang yang sebelumnya tampil di “X-Men: First Class,” yaitu: Jennifer Lawrence sebagai Mystique, James McAvoy sebagai Professor X muda dan Michael Fassbender sebagai Magneto muda, berhasil memberikan sentuhan tersendiri. Pemenang Academy Awards, Jennifer Lawrence, ternyata juga menunjukkan kemampuan aktignya dan membawa karakter Mystique ke tahap yang berbeda dari franchise sebelumnya. Meskipun tampil singkat, Quicksilver yang diperankan oleh Evan Peters, juga memberikan kesan tersendiri dengan sentuhan komedi yang dijamin akan membuat penonton tertawa lepas saat menyaksikan aksinya.

days-of-future-past04

Intensitas cerita yang dibangun dengan cepat dalam “X-Men: Days of Future Past,” sangat terjaga dengan baik. Unsur mencekam dan rasa tegang, juga sekaligus penasaran akan hadir di benak kita selama film berlangsung. Keberadaan kaum mutan yang terus dalam ancaman besar Sentinel, juga akan memberikan rasa khawatir tersendiri. Jangan terkejut jika ada karakter favorit kita yang ternyata harus tewas secara mengenaskan dalam film ini. Meskipun sebagain besar setting mengambil era 70an, namun sutradara Bryan Singer tetap berusaha menampilkan aksi di 2 era yang berbeda secara bersamaan.

Bryan Singer memang layak menjadi orang yang paling dipujI dalam “X-Men: Days of Future Past.” Tantangan berat yang dihadapinya berhasil dijawab dengan menghasilkan sebuah karya yang layak disebut sebagai salah 1 film superhero terbaik yang pernah ditayangkan. Mulai dari setting, cerita, visual effects hingga kasting dalam film ini ditampilkan dengan sangat efektif dan sesuai harapan.

x-men-days-of-future-past09

“X-Men: Days of Future Past” berhasil menunjukkan kelasnya. Bukan sekedar menjadi film superhero yang seru dan menyenangkan, tetapi film ini berhasil menghidupkan kembali franchise X-Men untuk bertarung dengan berbagai film superhero bermutu lain. Harapan untuk menghasilkan spin off dan juga sekuel lainnya dari dunia X-Men masih bisa diharapkan. Setelah “X-Men: Days of Future Past” yang diambil dari komik produksi Marvel tahun 80-an karya Chris Claremont dan John Byrne, mungkin kita dapat segera menyaksikan “X-Men: Apocalypse” di bioskop, dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Film “X-Men: Days of Future Past” adalah film superhero yang akan membawa pikiran kita menerawang ke 2 dimensi waktu dengan tempo cepat, cerita yang cerdik dan sekaligus menegangkan. Perpaduan antara pembangunan karakter yang baik, pembagian peran yang seimbang, dan penampilan berkualitas dari para bintangnya akan membuat kita bekonsentrasi penuh dalam menikmati intensitasnya. Dengan efek visual hebat di era teknologi film yang super canggih, akan menambah rasa seru. Setelah menyaksikan langsung “X-Men: Days of Future Past,” tampaknya kita tidak akan melihat kepunahan para mutan dari bioskop dalam waktu yang dekat ini.

Comments and 3,184 views

Gia Adhika

I work in the entertainment, publishing & social media industry. Observes & writes about it. Author of ONE DIRECTION The Unofficial Book & Buku Pop Superstars.

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply