Setelah 10 tahun The Cranberries kembali dengan “Roses”

Posted by
March 6, 2012

Setelah 11 tahun sejak album terakhir mereka “Wake Up and Smell The Coffee”. Setelah sudah dua kali manggung ke Jakarta, Konser Tunggal by Java Musikindo tahun 2002, dan Java Rocking Land 2011. Band Rock Irlandia yang sangat khas The Cranberries merilis album baru mereka pada 27 Februari 2012.

Roses, dari namanya terdengar lembut untuk bang seperti The Cranberries yang selalu dikenang dengan single yang cukup menghentakan. Setelah mendengar 11 track di album ini, rasanya bisa dimengerti. Roses adalah salah satu judul single di album ini, tapi juga menggambarkan nuansa seluruh album yang terasa lembut.

Berbeda dengan The Cranberries di tahun 90an yang menunjukan Youth Spirit dan banyak mengkritik keadaan sosial dan lingkungan, Roses menunjukan kalau para personel band ini sudah sangat dewasa di usia mereka yang 40’an.

Tidak ada lagu yang upbeat, tidak ada rasa emosi yang membara. Yang tidak berubah adalah ciri music Gaelic. Semua tau dan ingat jelas ciri khas vokal dari Dolore O’Riordan yang ga bisa ditutupin sangat Irish. Jadi mau diapain juga musik The Cranberries akan terasa Irlandia. Album Roses ini juga tidak meninggalkan ciri gitar, instrumen dan perkusi Irlandia dalam lagu-lagu mereka.

Secara keseluruhan Roses mengobati kerinduan kita akan band besar ini. Lebih dari itu, pendengar juga diajak merasakan perubahan dan perjalanan yang masing-masing dari mereka sudah lewati kurang lebih satu dekade ini.

Tags:
Comments and 1,470 views

chasio

hardly trying to write again

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply