Salam Hangat Yuna untuk Penggemarnya di Indonesia│ Flagig`s Exclusive Interview

October 27, 2014

???????????????????????????????

Flagers semua!! Minggu (26/10) kemarin, tim Flagig kembali diberikan kesempatan langka loh oleh pihak Universal Music Indonesia dan panitia SoundsFair 2014. Kali ini kita diberi kesempatan untuk mewawancarai secara langsung seorang penyanyi Internasional asal Malaysia, Yunalis Mat Zara` ai atau yang lebih akrab disapa dengan nama Yuna. Penyanyi, pencipta lagu dan sekaligus business woman ini akan tampil dipanggung megah SoundsFair 2014 pada hari Minggu (26/10).

Ketika penyanyi bersuara merdu yang sekaligus mahasiswa lulusan dari fakultas hukum ini memasuki ruangan interview, Yuna menyapa awak media dengan sangat ramah dan penuh senyum. Gaya bicara dan kata-kata yang keluar dari Yuna, terdengar sangat tulus dan menghangatkan suasana ruang interview. Di awal pembicaraannya Yuna menceritakan kalau dirinya sangat senang sekali bisa kembali ke Indonesia. Ini bukan merupakan kali pertamanya berkunjung ke Indonesia, karena sebelumnya Yuna datang ke Indonesia untuk liburan, shopping, dan makan bersama keluarganya. Namun ini merupakan hal pertama Yuna bisa mengadakan konser di Indonesia. Saat di Indonesia, Yuna sangat menyukai kondisi kota Jakarta dan Bandung yang ramai dan bersahabat.

Berbicara tentang albumnya “Nocturnal,” Yuna menulis lagu-lagu yang ada di album ini setahun lalu dan merupakan tahun ketiganya saat berada di Amerika Serikat, sehingga menjadikan album ini sebagai projek menuju pendewasaan bagi Yuna. Yuna ingin album “Nocturnal” lebih matang. Yuna sangat senang dapat menyelesaikan album “Nocturnal” dan banyak dari penggemarnya dapat menerimanya dengan baik. Lagu-lagu dalam album “Nocturnal” yang sangat berarti untuk Yuna yaitu “Falling,” yang merupakan first track pada album ini. “Falling” lebih membawa unsur South East Asian Sounding Culture untuk Yuna, karena tujuan utama Yuna merilis album ini adalah, dia ingin memperkenalkan musik South East Asia ke dunia mancanegara.

Yuna-Nocturnal

Dalam wawancara kali ini, Yuna juga menceritakan kalau dia sangat terinspirasi oleh band-band di tahun 90-an seperti Cranberries dan The Cardigans, semua band alternative rock pada tahun itu sangat memberikan arti tersendiri baginya. Yuna juga menceritakan kalau dia juga mendengarkan banyak lagu-lagu Indonesia. Yuna merupakan salah satu penggemar berat Sheila On 7, sehingga dia mengungkapkan kalau dia ingin sekali berkolaborasi dengan band asal Yogyakarta ini. Sheila On 7 merupakan salah satu band yang memiliki musikalitas tinggi menurutnya. Disela-sela sesi wawancara, Yuna juga menyanyikan beberapa lirik lagu Sheila On 7, yaitu “Seberapa Pantas” dan “Berhenti Berharap.” Yuna juga ingin sekali berkolaborasi dengan Diva Indonesia, Anggun.

Pelantun lagu “Terukir Dibintang” ini juga bercerita tentang projek kolaborasinya bersama Pharrel Williams. Meskipun Pharrel dan Yuna memiliki genre musik yang berbeda, namun ini membuat Yuna semakin tertantang. Pharrel mengajarkan kepada Yuna untuk tidak takut kepada sesuatu yang baru atau bisa dibilang out of the box, karena Yuna merupakan prinadi yang pemalu, sehingga Pharrel menyarankan untuk lebih kreatif dan mencoba sesuatu yang baru. Yuna mengatakan Pharrel dapat menjadi guru yang baik baginya karena dia sangat humble dan sangat baik.

Mengenai fashion yang digunakannya saat ini, Yuna banyak menjadi inspirasi bagi orang-orang banyak, khususnya bagi para wanita yang mengenakan kerudung (hijabers). Yuna menyarankan bagi para penggemarnya khususnya para wanita untuk berpakaian senyaman mungkin dan dengan caranya sendiri-sendiri. Pertama, percaya dirilah dengan identitas yang kalian miliki. Kedua, berpakaianlah yang dapat menunjukkan kalau diri kalian yang sebenarnya dan jangan pernah malu dengan apa yang kalian kenakan.

IMG_6900

Penyanyi yang juga memiliki cita-cita sebagai pemiliki butik baju ini ternyata tidak memiliki personal stylish loh Flagers!! Dalam hal berbusana, Yuna lebih memilih untuk menentukan sendiri outfit apa yang akan dia kenakan, karena selain akan menghemat uang, dia juga tidak terpaku harus mengenakan busana apa, ujarnya sambil tertawa. Namun jika kita lihat-lihat busana yang Yuna kenakan selalu membawa trend tersendiri bagi dunia fashion khususnya untuk wanita yang mengenakan kerudung.

Sebelum menutup wawancaranya kali ini, Yuna memberikan penyataan yang dapat mendeskripsikan kota Jakarta. “Jakarta is very real, There`s no covered up.” Yuna sangat tidak sabar untuk bertemu dengan para penggemarnya di Indonesia yang akan hadir di acara SoundsFair 2014. Dan dia berharap konsernya di SoundsFair kali ini dapat di kenang sepanjang masa dan memberikan kesan yang berarti untuk penggemarnya.

Terima Kasih kepada Universal Music Indonesia dan panitia SoundsFair 2014 yang telah mewujudkan interview langsung dengan Yuna.

 

 

Comments and 1,657 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply