Sabrina’s Interview | FLAGIG

Posted by
May 27, 2013

PICT0138

Hari Senin, tanggal 13 Mei 2013 kemarin, kami mendapat kesempatan untuk berbicara singkat dengan Sabrina di Universal Music Indonesia, ia banyak bercerita tentang karir dan pengalaman saat berada di Indonesia. Berikut adalah hasil interview Flagig dengan Sabrina.

Flagig : Pertama-tama, senang bertemu denganmu. Sabrina baru saja menggelar show di Malang. Bagaimana situasi show di Malang dan perjalanan selama di sana?

Sabrina : Perjalanannya cukup melelahkan, tetapi kesuksesan shownya membuat rasa lelah itu menghilang. Show di Malang berlangsung sukses, bahkan aku sendiri tidak menyangka akan sesukses itu, 2348 orang menonton pertunjukanku saat itu. Produser juga sangat senang mendengarnya. Ia bahkan berkata tadi malam, bahwa ia ingin aku tampil lagi untuk show yang lain. Itu merupakan feedback yang sangat baik, artinya aku telah bermain dengan baik. Secara pribadi, aku bersenang-senang dengan perjalanan dan show kemarin.

Flagig : Kamu sudah mengunjungi beberapa kota di Indonesia, mana yang menjadi favoritmu? Dan kenapa?

Sabrina : Aku menyukai setiap kota dengan alasannya masing-masing. Pertama kali ke sini, aku mengunjungi Bandung, aku menyukai hawanya, di sana sejuk, dan Bandung penuh dengan pemandangan alam yang indah, mengingatkanku pada tempat serupa di Filipina. Kemudian aku pergi ke Semarang dan sangat menyukai makanan di sana. Aku memiliki seorang teman di sana yang punya restoran yang menyajikan berbagai macam hidangan di satu tempat. Aku juga pergi ke Tangerang, tepatnya di Supermal Karawaci, yang aku sukai dari sana adalah orang-orangnya. Mereka sangat antusias, ada sekitar 4000 orang yang hadir saat itu. Mereka bernyanyi dengan lantang, menari, dan beberapa bahkan sampai menangis. Aku sangat menghargai dukungan dan cinta yang mereka tunjukkan terhadap musikku. Dan sambutan mereka juga begitu hangat. Yang terakhir adalah Malang, bisa dibilang ini merupakan kali pertama aku menggelar sebuah major concert di sini dan ini merupakan penampilan terbaik selama 6 tahun berkarier di musik, baik dari segi persiapan, pertunjukan, maupun reaksi penonton, bahkan tanggapannya sangat positif. Setiap kota memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagiku.

Flagig : Berbicara tentang karier musik, kami ingin tahu bagaimana awalnya hingga akhirnya kamu menjadi seorang musisi.

Sabrina : Aku tumbuh sebagai orang yang sangat suka menyanyi. Sebenarnya aku tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang musisi profesional, dan itu tiba-tiba saja terjadi. Aku ditemukan oleh teman ibuku, seorang manajer pemain basket. Dia mengenalkanku pada seorang produser dan manajer, saat itulah aku merekam ‘album pertamaku’. Itu adalah sebuah album trio bersama saudaraku berisi lagu-lagu orisinil yang beberapa di antaranya dikarang sendiri oleh kakak laki-lakiku. Namun album tersebut tidak terlalu dipromosikan, sifatnya lebih seperti warisan keluarga yang bisa ditunjukkan pada anak-anak kami di masa depan. Pada akhirnya hanya aku yang tinggal. Kemudian aku menandatangani kontrak dengan sebuah perusahaan rekaman dan aku membuat sebuah album bossa, saat itu usiaku 16 tahun. Ketika merekam album trio, aku baru berumur 14 tahun. Bagiku saat itu aku hanya melakukan hal-hal yang aku sukai dan tidak memiliki gambaran akan seserius apa jadinya, ini merupakan suatu kejutan. Aku baru menyadari bahwa semuanya menjadi begitu serius saat usiaku beranjak 18 tahun dan masuk ke Universal Music Philippines (MCA Music). Saat itulah mereka membuat gebrakan pertamaku dengan album ‘I Love Accoustic’ dan di sanalah semuanya bermula, khususnya ketika Universal Music di Asia memilih albumku dan memutuskan untuk merilisnya di negara mereka juga. Jadi, album pertamaku ‘I Love Accoustic’ tidak hanya dirilis di Filipina, tapi juga di Indonesia, Thailand, Malaysia, Korea, Hong Kong dan Singapura. Di situ karier musik profesionalku benar-benar dimulai.

Flagig : Selama ini, kamu dikenal dengan versi akustikmu dari lagu-lagu populer dan sebagian besar isi album merupakan lagu cover. Sudah ada beberapa komposisi orisinil yang disertakan dalam album-album terakhir, tapi apa yang membuatmu begitu melekat dengan konsep tersebut?

Sabrina : Apa alasan sebenarnya? Hahahaha (Sabrina tertawa dan kemudian menanyakan hal tersebut kepada manajernya). Sebenarnya ini merupakan keputusan dari label rekamanku. Alasan di balik ‘I Love Accoustic’ adalah memberikan para penggemar dan penikmat musik kesempatan untuk mendengarkan instrumen dan perspektif yang berbeda. Itulah konsep utamanya, mengumpulkan lagu-lagu hits populer dan menerjemahkannya ke dalam aransemen dan style yang berbeda, style Sabrina. Intinya adalah memberikan pilihan bagi pecinta musik, karena tidak semuanya menyukai musik alternatif, R & B, dan sebagainya, jadi ini diperuntukkan bagi mereka yang menyukai musik relaks seperti ini.

Flagig : Album Acoustic Love Notes terinspirasi dari Joe D’Mango’s Love Notes. Bisakah kau ceritakan sedikit tentang idenya?

Sabrina : Joe D’Mango adalah seorang penyiar radio di Filipina, dia sangat terkenal sebagai pemberi nasihat seputar percintaan dan permasalahannya. Banyak orang mengirimkan surat kepadanya, menceritakan situasi mereka dalam percintaan, biasanya berupa masalah, dan ia memberikan beberapa nasihat yang bagus. Jauh sebelumnya, aku pernah menyanyikan Somewhere Down The Road milik Barry Manilow. Pihak eksekutif MCA Music mendengarnya dan berpendapat “Sabrina bisa menyanyikan lagu cinta, dan benar-benar menyentuh hatimu”. Jadi mereka berpikir mengapa tidak membuat album untuk mereka yang suka segala sesuatu tentang cinta. Di Filipina pasarnya cukup besar, kami suka mendengarkan lagu-lagu sedih di saat sedang sedih, seperti membubuhkan alkohol pada luka, hahaha… Tapi kami ingin menjadikannya positif, di situlah Joe bergabung. Ada 6 bagian pada album ini, misalnya tentang perjalanan cinta, jatuh cinta pada saat yang salah, begitu umum tapi semua orang merasakannya. Joe akan menentukan suatu situasi dan memberikan nasihat, lalu aku menyanyikan lagu yang menginterpretasikan hubungan tersebut.

Flagig : Musikmu selama ini begitu manis dan relaks. Apakah kamu pernah berpikiran untuk berpindah haluan ke genre lain?

Sabrina : Pertanyaan yang bagus. Saat ini aku sedang melatih teknik vokalku untuk memberi variasi dan album yang baru untuk para pendengar. Saat ini kami sedang merencanakan sesuatu yang baru, misalnya dari segi variasi, teknik vokal. Kami juga akan coba memasukkan unsur-unsur genre yang berbeda, tapi selalu secara akustik, jadi ini akan menjadi fusion antara akustik dengan misalnya R & B, tapi yang pasti bukan rock, hahaha…

Flagig : Jika sekarang kamu tidak sedang mengejar karier di industri musik, apa yang akan kamu lakukan?

Sabrina : Aku akan menjadi pengacara. Saya suka berdebat.

Flagig : Apakah ini merupakan alasan mengapa kamu mengambil jurusan Komunikasi ketika kuliah?

Sabrina : Alasanku sebenarnya karena aku ingin mempelajari bagaimana aku bisa mengungkapkan apa yang aku rasakan dan menyampaikan pendapatku, karena aku suka meneliti dan membagikan apa yang aku tahu kepada orang-orang. Sebagai pengacara, secara spesifik aku ingin membela hak-hak wanita.

Flagig :  Kamu punya banyak prestasi yang luar biasa dan telah mendapatkan pengakuan dari industri musik berupa penghargaan, gold dan platinum records. Apa saja hal-hal yang masih ingin kamu capai di masa depan?

Sabrina : A lot! Hahaha, pastinya mempunyai lebih banyak album, lebih banyak album akustik, aku juga ingin menciptakan lebih banyak lagu, karena banyak yang menginginkan aku menyanyikan laguku sendiri. Aku juga sudah mulai melakukan itu walaupun dengan perlahan, karena saat ini aku masih belajar bagaimana menulis lagu yang tidak saja indah, orisinil tapi juga mengandung lebih banyak social sense, lebih dari sekedar lagu cinta. Dan tentu saja aku juga ingin melakukan lebih banyak konser, dengan begitu aku bisa memberikan efek kepada kehidupan orang-orang, menginspirasi mereka.

Flagig : Kira-kira siapakah musisi yang sangat ingin kamu ajak bermain bersama di atas panggung?

Sabrina : Really really want? Salah satunya adalah Mariah Carey, di generasi yang lebih muda, aku ingin berkerja bersama Taylor Swift, akan menyenangkan bila bermain gitar bersama dengannya. Aku juga ingin punya pengalaman bermain bersama Justin Bieber, aku ingin merasakan bagaimana para Belieber berteriak, menjerit, dan tergila-gila padanya.

Flagig : Bicara soal hubungan dengan fans, aku lihat kamu cukup aktif dalam menjaga hubungan dengan fans, seperti membalas tweet mereka. Apakah kamu sendiri yang mengelola sosial media? Apa yang sebenarnya kamu rasakan tentang hubungan tersebut?

Sabrina : Ya, aku mengelolanya sendiri. Aku sangat senang, mereka menginspirasiku setiap hari, untuk membuat diriku menjadi lebih baik lagi. Untuk semua cinta dan dukungan yang mereka berikan, mereka berhak mendapatkan penampilan terbaikku setiap saat, dan aku ingin membuat mereka semua bangga. Jika aku tidak tampil dengan baik, merekalah yang akan kecewa dan kami tidak akan senang dengan itu.

Flagig : Aku dengar kamu juga sering berolahraga. Bagaimana itu mempengaruhi kinerja Sabrina dalam bermain musik?

Sabrina : Oh, itu sangat mempengaruhi. Aku telah berhenti ‘working out’ sejak 3 tahun lalu, dan baru memulainya kembali 4 minggu yang lalu. Mungkin ketika kau berhenti ‘work out’ kau tidak akan merasakan perubahaan apa-apa, tetapi ketika memulainya kembali aku menyadari bahwa aku menjadi lebih lemah. Ketahanan sangat penting ketika tampil, dan kami sering mengabaikannya. Bagi seorang penyanyi, instrumenmu berada di dalam tubuhmu. Dan jika secara fisik kau tidak fit, akan sulit untuk memberikan 200% penampilan terbaik di setiap lagu. Aku biasanya melakukan show selama satu jam di mana aku menyanyi kemudian berbicara, tanpa jeda istirahat. Work out sangatlah penting, membantuku bernafas lebih baik dan pernafasan sangat penting dalam bernyanyi. Itu adalah dasar dalam memberikan sebuah penampilan yang baik.

Flagig : Pertanyaan terakhir, apakah kamu punya tips untuk para anak muda di luar sana yang ingin memiliki karier sepertimu?

Sabrina : Tips? Tips dariku adalah untuk menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu. Aku tahu kau ingin tips dalam bernyanyi atau sebagainya, tetapi saran dariku untuk anak muda adalah untuk menyelesaikan pendidikanya terlebih dahulu. Kamu mungkin saja bisa berhasil, terkenal, tetapi lama-lama hal tersebut akan memudar. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Jangan terburu-buru dan kemudian menyesal di kemudian hari karena pendidikan sangatlah penting. Walaupun ini merupakan passion-mu, bisa menyanyi, menari atau apapun juga, kamu tetap harus menganggapnya serius karena ini bukan hanya tentang bersenang-senang, banyak juga yang harus dikorbankan. Dan ingatlah selalu bahwa orang-orang akan meghormatimu dan mereka cenderung meniru caramu dalam membawa diri. Ketika pandangan orang-orang tertuju padamu, kita memiliki kekuasaan yang bahkan tidak kita sadari, maka aku menghimbau supaya mereka bisa menjadi contoh yang baik bagi penggemar mereka di masa depan.

PICT0131

Interviewer : Stella Maria
Photographer : Rendy Tsu
Supported by : Universal Music Indonesia

Comments and 1,652 views

Rendy Tsu

Music Director, Album Reviewer, and Blogger.

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply