Konser Musik D’Essentials of Groove Sukses Sihir Penonton Hingga Menari Semalaman

September 7, 2016

IMG_5122

Konser  D’Essentials of Groove (DOEG) yang digelar pada Selasa, 6 September 2016 di Jakarta Convention Centre, Senayan, telah sukses membius para penggemar Maliq & d’Essentials dan The Groove. Konser yang memadukan dua grup band yang dikenal dengan karyanya yang catchy dan selalu membuat pendengarnya bergoyang ini dimulai sekitar pukul 20.30 WIB hingga pukul 23.30 WIB tersebut menuai pujian dari kedua grup. Hampir setiap penonton yang hadir mengenakan baju berwarna putih, sesuai dengan dresscode yang ditentukan.

Konser ini dibuka dengan sebuah layar putih besar yang menampilkan video musik The Groove dan Maliq n d’Essentials. Setelah layar putih raksasa terbuka di panggung, muncullah Maliq & d’Essentials dan The Groove yang berkolaborasi membuka konser dengan membawakan lagu andalan mereka, “Heaven.” Angga dan Indah terlihat aktif diatas panggung, begitu juga dengan Reza dan Rieka. Mereka berhasil menampilkan musik dan koreo dengan kompak. Setelah lagu “Heaven” dibawakan, panggung pun diambil alih Maliq & D’Essentials yang sukses membawa sejumlah lagu andalan mereka. Di antaranya adalah “Terdiam,” “Setapak Sriwedari,” “Aurora,” “Kangen,”

????????????????????????????????????

Di sela penampilan energik itu, Angga sempat menyapa pengunjung. Ia merasa terhormat dan senang bisa tampil bersama The Groove dipanggung yang besar.  “Lagu-lagu itu menggambarkan kegembiraan dan menggambarkan konser kolaborasi ini. Enggak boleh ada yang sedih, galau atau malu. Semua harus bergoyang, kalian siap ya,” kata Angga.

Meski tensi konser terus panas, Maliq & D’Essentials tetap membawakan lagu bertema cinta dengan tempo yang pelan. Seketika lampu di sekitar panggung padam ketika “Sampai Kapan” “Untitled” dan “Himalaya” dibawakan.
Secara perlahan lampu berwarna merah menyala menyorot ke arah panggung. Pengunjung pun larut dalam emosi lagu yang sendu itu. Sebagian memilih tetap menari minimalis dengan menggoyangkan badan dan mengangkat tangan.
IMG_5115

Maliq n d’Essentials terlihat menyuguhkan paket pertunjukan apik dengan kostum senada bernuansa hitam putih serta didukung layar grafis yang super canggih. Satu yang unik lagi, seluruh penonton dibekali dengan gelang atraktif yang bisa mengeluarkan cahaya berwarna-warni yang bisa berganti-ganti warna senada dengan alunan musik dan grafis di latar belakang panggung.

Salah satu teknologi yang sebenarnya sudah banyak dilakukan musisi asing saat menggelar konser, seperti Coldplay. Namun untuk ukuran pertunjukan musisi dalam negeri, teknologi yang disuguhkan promotor konser, Berlian Entertainment ini tergolong baru. Bagian pertunjukan Maliq & d’Essentials nyaris berakhir saat The Groove kembali hadir dan kembali berkolaborasi membawakan lagu “Drama Romantika” milik Maliq & D’Essentials.

Lagu dengan irama dangdut tersebut pun mampu membuat seluruh isi Plenary Hall bergoyang lepas. Kejutan lainnya, Lale, Gitaris Maliq & d’Essentials menandatangani dan kemudian melempar gitarnya ke arah penonton. Setelah itu, giliran The Groove menggoyang panggung. Diawali dengan lagu “Satu Mimpiku,” The Groove yang tampil dengan busana nuansa putih hitam pun tak mengendorkan semangat penonton.

IMG_5130

Penampilan apik tersebut disambung dengan suguhan beberapa lagu lainnya milik The Groove, antara lain seperti “Satu Dalam Mimpiku,” “Bawalah Daku,” “Hanya Karena Cinta,” “My Music,” “Khayalan” dan “Forever You’ll Be Mine”. Lagu cinta bertempo lambat juga terdengar. Total 12 lagu dibawakan oleh The Groove malam itu.

Mereka membawakan Segenap Cintamu dan Sepi dengan iringan piano sebagai instrumen utama. Walau sendu, pengunjung tetap saja menari dengan melambaikan tangan. The Groove dan Maliq & D’Essentials kembali berkolaborasi setelah The Groove membawakan lagu “The One.” Rieka sempat menyapa penoton sebelum melanjutkan kolaborasi itu. Penonton terlihat antusias melihat kolaborasi itu. Permainan kolaborasi alat musik dua band itu  terlihat jelas pada layar LED berbentuk segitiga terbalik sebagai latar panggung. Mereka tampil sangat aktif dan interaktif pada penonton.

IMG_5152

D’Essentials of Groove melanjutkan penampilan dengan membawakan lagu “Dia” dan “Bila” secara medley. Sebanyak tujuh lagu dibawakan Maliq & D’Essentials dan The Groove secara bersama-sama sebelum mengakhiri konser yang digelar untuk memperingati hari jadi keduanya tersebut. Lagu baru hasil kolaborasi berjudul “Coba Katakan dengan Cinta” pun diperkenalkan kepada pendengar. Selanjutnya mereka menyanyikan lagu “Pilihanku” dari Maliq & D’Essentials dan “Dahulu” dari The Groove dengan permainan musik yang rapi. Tak ada yang porsinya lebih menonjol antara Maliq & D’Essentials atau The Groove.

Lagu hits dari dua band itu membuat pengunjung semakin semangat menari. Apalagi pengunjung tahu bahwa lagu itu sudah mendekati akhir konser. Lagu milik grup band Earth, Wind and Fire berjudul “September” pun menjadi pamungkas konser D’Essentials of Groove yang berlangsung selama 2,5 jam malam itu.
Benar-benar penutup yang manis untuk September ceria ini. Konser itu berakhir meriah dengan confetti dan kembang api yang menyala disekitar panggung. Pengunjung tampak amat terpuaskan.
IMG_5156

Comments and 595 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply