Album “Jalan Pertama” Mengawali Perjalanan Ricad Hutapea Sebagai Musisi

November 24, 2014

Picture1

Ricad Hutapea, peniup tenor dan sopran saksofon ini adalah dari generasi baru musik Indonesia. Musik memang sudah menjadi panggilan hati Ricad. Memulainya sebagai anggota paduan suara semasa kanak-kanak, lalu mendalami piano dan keyboard, dan akhirnya jatuh cinta kepada saksofon. Ricad menekuni musik dengan serius hingga ia meneruskan pendidikan musiknya di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dibawah bimbingan Irianto Suwondo.

Meski lama mempelajari musikklasik, hati Ricad Hutapea tertambat dengan musik jazz and beyond. Dia belajar tarian nada musik jazz kepada Arief Setiadi, Yoseph Sitompul, dan F.A. Talafaral. Musik jazz and beyond ini pula membawanya kepanggung musik bergengsi Java Jazz Festival, Jazz Goes to Campus, Serambi Jazz, Jazz Gunung, Indonesian Jass Festival, JakJazz, Jazz Buzz Salihara dan bermain dengan musisi jazz hebat, seperti Indra Lesmana dan Tohpati, serta grup musik muda Indonesia, Art of Tree.Permainan saksofon  Ricad Hutapea juga terdengar di album Tohpati, Indro Hardjodikoro, Yoseph Sitompul, Jenny de Fretes, dan album milik vokalis Monita Tahalea. Bersama DJ Andezzz, Ricad juga melansir dua single.

Hal yang penting dalam hidup adalah moment. Seringkali moment hadir dan tak berulang. Album “JalanPertama”, yang juga merupakan judul salah satu lagu di album tersebut, adalah moment penting bagi Ricad Hutapea. Setelah tahun 2013 ia menyelesaikan pendidikannya di IKJ, Ricad memikirkan kemana ia harus berkonsentrasi terhadap dunia yang dicintainya, musik. Apakah akan berkonsentrasi jadi pengajar, mencari uang dengan bermain musik dan tampil di café atau restaurant, atau ingin jadi musisi yang mengeksplorasi musik jazz and beyond, memainkan musik yang njlimet, dan membuat komposisi / aransemen yang seru. Tahun 2014, Ricad meluncurkan album “Jalan Pertama”. Seandainya album pertama ini adalah batu menhir, maka album “Jalan Pertama” adalah pertanda yang mengawali perjalanan Ricad Hutapea sebagai musisi.

Sepuluh lagu di album “Jalan Pertama”, hampir seluruhnya disajikan secara instrumental, hanya cover song, “Someone to Watch Over Me” (George Gershwin/Ira Gershwin – 1926) yang disajikan dengan alunan suara merdu Monita Tahalea. Dengan komposisi dan aransemen yang kebayakan disajikan secara instrumen, Ricad Hutapea menceritakan moment penting dalam hidupnya. Mulai moment sebagai musisi ( lagu “Struggle”, “JalanPertama”, “Suddenly”, dan “My Song”), maupun sebagai pribadi yang mengalami kebahagiaan, jatuh cinta, kehilangan, dan bangkit kembali seperti yang diungkap di lagu “Song for Nando”, “VeFe”, “Hear Me Cry” (Odi Purba), “Someone to Watch Over Me”, “Move On”, “Best Friend” (dicipta bersama Odi Purba).

Lagu-lagu di album “Jalan Pertama” disajikan dalam kemasan smooth jazz yang nikmat didengarkan di suasana apapun, termasuk untuk memberikan nuansa saat pendengarnya sedang melakukan berbagai aktivitas. Ricad Hutapea adalah musisi yang dipercaya oleh banyak rekan musisi lainnya, karena tidak mengherankan album ini didukung pula oleh musisi seperti Yoseph Sitompul (piano), Julian Abraham Marantika (piano), Jessi Mates (drums), dan sahabat kecilnya Odi Purba (bass). Proses mixing dan mastering digarap oleh IndraLesmana. “Jalan Pertama” menjadi rekaman moment bagi Ricad Hutapea yang pas menemani moment khusus bagi pendengarnya.

Comments and 1,286 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply