“Zootopia,” Kisah Polisi Kelinci dalam Menyelamatkan Kota Zootopia │ Movie Review

February 18, 2016

12370858_1022009524529272_3848413103110276642_o

Walt Disney Animation Studios kembali menayangkan film animasi petualangan bernuansa komedi berjudul “Zootopia.” Lewat film ini pula, Disney benar-benar sudah menguasai dunia animasi 3D dengan sangat baik, pasalnya “Zootopia” memiliki detil cerita memukau, alur yang rapih, protagonis yang bersemangat dan antagonis yang berbulu. Film yang dirilis pada Rabu (17/2/2016) kemarin ini merupakan hasil garapan dari sutradara sutradara Byron Howard, Rich Moore Bush dan Jared Bush.

Film “Zootopia” sendiri berkisah tentang sebuah kota metropolitan yang dihuni oleh berbagai macam hewan. Setidaknya ada 64 spesies yang hidup saling berdampingan di kota tersebut. Seorang kelinci perempuan bernama Opsir Judy Hopps, berkeinginan untuk menjadi polisi di Zootopia. Ia pun rela meninggalkan kampung halamannya, Bunnyburrow. Tekadnya yang kuat membuatnya berhasil menjadi polisi kelinci pertama. Ia bahkan bisa mengalahkan hewan lain yang tubuhnya lebih besar dan sukses menjadi polisi terbaik di angkatannya.

zootopia-clip

Judy pun ditugaskan di Zootopia di mana ia pun berhadapan dengan berbagai konflik dan kasus. Konflik yang paling nyata dari Zootopia adalah, adanya generalisasi para hewan berdasarkan DNA dan insting mereka. Jadi misalnya begini, bila kalian adalah seekor kelinci maka kalian hanya cocok menjadi petani, sedangkan bila kalian adalah seekor rubah, maka tidak akan ada orang yang percaya kepada kalian karena stereotip licik dari rubah.

Salah satu kasus nyara yang harus dihadapi adalah kasus penculikan di mana Judy harus berhadapan dengan rubah yang menyebalkan bernama Nick Wilde, seekor rubah buron yang licik dan menyebalkan. Pasangan beda “jenis” dan “prilaku” ini akhirnya harus saling bahu-membahu ketika ternyata mereka menjadi korban sebuah konspirasi misterius.

zootopia_1

Awalnya, Judy memang sempat merasa kecewa karena tbuhnya yang kecil membuatnya sempat diremehkan. Apalagi ia harus berhubungan dengan Nick yang merupakan seekor rubah di mana selama ini rubah dikenal sebagai pemangsa kelinci dan bersifat licik. Namun, Di tangan seekor kelinci dan rubah inilah, masa depan Zootopia dipertaruhkan.

Film ini tidak hanya berkisah tentang Judy dan Nick, namun juga berbagai pemecahan masalah yang berhasil menyampaikan pesan mengenai persahabatan, sosial, cinta, tenggang rasa dan kekeluargaan. “Zootopia” bisa mulai disaksikan di bioskop-bioskop kesayangan kalian mulai tanggal 17 Februari 2016 dalam format digital 2D 3D.

Comments and 1,336 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply