“Mission: Impossible – Rogue Nation,” Perjuangan Tom Cruise Menghadapi The Syndicate │ Movie Review

August 1, 2015

Mission-Impossible-Rogue-Nation-poster

Bukan film Mission Impossible namanya jika tidak memperlihatkan adegan ekstrem, menegangkan dan saling tembak. Sudah hampir dua dekade sejak film pertama Mission Impossible ditayangkan, film kelima dalam seri aksi yang berjudul “Mission: Impossible – Rogue Nation” sudah menemui banyak peminat. Meskipun terlihat tak mungkin, semua menjadi mungkin begitu pula saat Tom Cruise di film kelimanya ini harus menangkap The Syndicate, sebuah organisasi jahat internasional.

Film “Mission: Impossible – Rogue Nation” sendiri diarahkan oleh Christopher McQuarrie yang cukup sinonim dengan kolaborasi bersama Tom Cruise menerusi film-film seperti “Valkyrie,” “Jack Reacher,” dan “Edge of Tomorrow.” Latar belakang cerita bermulai ketika empat tahun setelah IMF “dimatikan” karena bermasalah dengan Kremlin, organisasi penyusup yang kembali beraksi. Menyambung akhir dari film sebelumnya, kali ini mereka mengejar kelompok misterius bernama Sindikat, meski dirongrong ketidakpercayaan CIA.

mission-impossible-rogue-nation-airplane-wing_1920.0

Film “Mission: Impossible – Rogue Nation” ini dibuka dengan adegan ekstrem saat Ethan Hunt (Tom Cruise) melompat ke sebuah pesawat. Tak sampai di situ, Hunt yang ingin menggagalkan pengiriman senjata harus menggelayut di pintu pesawat yang sedang terbang. Di tengah terpaan angin yang begitu kencang, Hunt harus menggantung di atas ketinggian 1,5 kilometer. Namun, aksi ini segera cair ketika Benji Dunn (Simon Pegg) salah membuka pintu dan membuat Hunt semakin lama berada di luar pesawat. Aksi tetap berlanjut sampai akhirnya Hunt mendatangi sebuah toko kaset dan mendapat pesan rahasia dari Solomon Lane (Sean Haris) ketua The Syndicate yang mengetahui dirinya.

mission-impossible-rogue-nation-review-roundup

Pertemuan yang kurang menyenangkan itu menjadi kesempatannya mengenal Ilsa Faust (Rebecca Ferguson) yang bekerja untuk Lane. Tanpa disadari, Ilsa ternyata membantu Hunt untuk keluar dari cengkeraman Lane. Di sisi lain, IMF, tempat Hunt berasal terancam dibubarkan karena bukti tentang The Syndicate belum juga tampak. Meskipun terpisah dari teman-temannya seperti Benji, William Brandt (Jeremy Renner), dan Luther Stickel (Ving Rhames), Hunt meneruskan pencariannya. Apalagi, The Syndicate terus menebarkan teror termasuk kematian Kanselir Austria yang tak bisa dihentikannya. Orang-orang di sekeliling Lane pun diketahuinya memiliki data palsu karena kesemuanya dinyatakan meninggal dan hilang sejak beberapa tahun belakangan.

Aksi saling tembak dan kejar-kejaran mewarnai film berdurasi 131 menit ini. Sisi menariknya, akting Ilsa sebagai agen rahasia begitu memukau seperti saat lari dari kejaran anak buah Lane, membantu Hunt untuk kabur, dan bertarung menggunakan sebilah pisau. Selain itu, Hunt yang selalu bisa mengumpulkan data begitu lengkap menyebut kecelakaan di beberapa kota di dunia yang sebenarnya ulah The Syndicate. Kota yang juga disebut seperti Jakarta dan Manila.

Mission-Impossible-Rogue-Nation-Tom-Cruise2

Film “Mission:Impossible-Rogue Nation” yang dibintangi oleh Tom Cruise, Jeremy Renner, Simon Pegg dan menghadirkan cast-cast baru antara lain Rebecca Ferguson, Sean Harris, Alec Baldwin serta kembalinya Ving Rhames sebagai Luther Stickell siap menghibur Flagers semua mulai 31 Juli 2015. So pastikan kalian semua tidak ketinggalan untuk menonton film ini ya

Comments and 2,808 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply