“Mad Max: Fury Road,” Upaya Penyelamatan Diri dari Ganasnya Koloni Bengis │ Movie Review

May 16, 2015

Mad-Max-Fury-Road-lovely-day

Hallo Flagers semua, sudah siap untuk menyaksikan aksi menegangkan selama dua jam non-stop? Film “Mad Max: Fury Road” yang dibintangi oleh Tom Hardy, Charlize Theron, Nicholas Hoult, dan Rosie Huntington-Whiteley ini sudah siap membuat detak jantung Flagers semua tidak akan pernah beristirahat meski sekejap. Film yang mengambil latar beberapa tahun setelah kejadian di sekuel ketiganya ini semakin parah saat Max Rockatansky (Tom Hardy) mengetahui keadaan bumi semakin kacau akibat bangkitnya sekelompok pemburu minyak bumi dan air sebagai sumber energi. Melihat kekacauan tersebut, akhirnya Max memutuskan untuk berkelana seorang diri menyusuri dunia yang kini tidak aman lagi.

Dalam perjalanan ekstrimnya tersebut, Max menelusuri sebuah kawasan di Wasteland tepatnya di War Rig, dirinya bertemu dengan seorang wanita misterius bernama Imperator Furiosa (Charlize Theron) yang tengah dikejar-kejar oleh sekumpulan makhluk sadis yang dipimpin oleh Immortan Joe (Hugh Keays-Byrne). Furiosa rupayanya tidak seorang diri, dia kabur bersama sekelompok gadis yang terdiri dari Splendid (Rosie Huntington-Whitely), Toast (Zoe Kravitz), The Dag (Abbey Lee Kershaw) dan Capable (Riley Keough).

cdn.indiewire.com

Mengingat jumlah wanita yang kini telah terbatas di dunia saat ini, mereka diburu untuk dijadikan penerus generasi koloni Immortan Joe yang dikenal sebagai kelompok pemburu minyak yang memiliki sifat bengis dan tak segan-segan untuk membantai korbannya dengan sikap yang brutal dan sangat tidak manusiawi. Meskipun awalnya sempat bersitegang, akhirnya Furiosa sepakat untuk menjalin kerja sama dengan Max dengan alih-alih dirinya dapat keluar dari kawasan gurun pasir tersebut menuju tanah yang damai yang mereka idam-idamkan. Furiosa mengetahui jika Max merupakan satu-satunya orang yang benar-benar paham dengan medan gurun pasir yang sangat luas dan tak berpenghuni.

maxresdefault

Max sendiri merupakan mantan anggota polisi juga sangat mengetahui kelemahan koloni Immortan Joe yang bengis dan haus darah tersebut. Max sendiri rupanya merupakan mantan tawanan Joe yang berhasil meralikan diri. Saat menjadi tawanannya Joe, Max dijadikan tawanan sebagai pemasok darah bagi Nux (Nicholas Hoult), salah satu anggota koloni Immortan Joe yang terkenal dengan mobil-mobilnya yang garang dan bersenjata sangat lengkap. Furiosa bersama geng perempuannya diburu karena dianggap sebagai objek lebih berharga dari minyak sekalipun, untuk kelangsungan hidup umat manusia.

Seperti petualangan Mad Max sebelumnya, sekuel keempat ini kembali melibatkan mobil-mobil klasik dengan modifikasi ekstrim untuk menghancurkan musuh. Dengan kemajuan teknologi, karakter mobil yang ada di sekuel ini lebih banyak, lebih ekstrim, dan tentunya lebih realistis dari film-film sebelumnya. Tantangan besar ada di tangan Tom Hardy untuk menggantikan sosok Max Rockatansky yang sebelumnya dimainkan begitu ikonik oleh Mel Gibson. Tom sebelumnya tak pernah menonton film Mad Max karena dia mungkin baru berusia balita saat film terakhir Mad Max dirilis pada 1985 silam.

mad-max-fury-road-new-trailer-has-epic-car-stunts-video-89920_1

Tantangan besar juga berada di tangan Charlize Theron yang memerankan jagoan perempuan Furiosa yang memiliki tangan robot dan mampu bertarung serta membalap dengan cepat. Di peran ini, kekasih aktor Sean Penn itu harus memangkas habis rambut blondenya yang indah. Berhasilkan Max dan para gadis-gadis tersebut keluar dari kawasan gurun pasir yang sangat berbahaya tersebut? Mampukah Max menghadapi koloni Immortan Joe? Untuk Flagers yang sudah penasaran, kalian bisa menyaksikan film “Mad Max: Fury Road” di bioskop-bioskop kesayangan anda semua untuk mengisi libur panjang ini. Rasakan keganasan dan ketegangan film “Mad Max: Fury Road.”

 

Comments and 1,362 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply