Kisah Klasik dengan Nuansa Broadway di Film “Annie” │Movie Review

January 22, 2015

annie_poster_promo

Film “Annie” merupakan remake dari film musikal berjudul sama yang dirilis pada tahun 1982. Dikisahkan Annie (Quvenzhane Wallis), seorang gadis cilik muda yang merupakan anak yatim piatu yang selalu ceria. Annie ditinggalkan oleh kedua orangtuanya sejak bayi namun pada suatu pesan orang tuanya berjanji bahwa mereka akan kembali untuknya suatu hari nanti. Kini Annie tinggal di sebuah panti asuhan yang dikelola oleh Miss Hannigan (Cameron Diaz) yang sangat kejam.

annie-movie

Di versi 2014 ini, Annie masuk dalam kehidupan teknologi super canggih. Suatu hari ia tak sengaja bertemu dengan seorang politikus, Will Stacks (Jamie Foxx). Sang Will Stacks adalah politikus serta pengusaha telepon dengan jaringan komunikasi super canggih dan penuh kekayaan yang seolah tanpa batas. Pertemuannya ini mencetuskan ide bagi Will dan timnya untuk menggunakan Annie sebagai alat kampanye demi menarik dukungan. Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Annie akan menemukan kebahagiannya bersama Will?

Nuansa broadway sangat terasa dalam film versi 2014 ini. Bagi yang pernah melihat Annie sebelumnya, dapat dipastikan hafal semua lagu yang tampil. Namun bagi yang pertama kali melihat, jangan khawatir, lagu-lagunya cukup mudah diikuti dengan tempo yang menyenangkan untuk di dengar. Kehadiran Jamie Foxx sebagai Will Stacks sanggup membawa suasana ceria sepanjang film diputar. Dengan banyolan yang sedikit slapstik dikombinasikan dengan koreografi dan lagu yang baik, semua terasa pas.

new-musical-movies-2015-and-beyond-Annie-Will-Gluck

Peran Cameron Diaz dapat dikatakan cemerlang dalam film ini. Ia berhasil memerankan sosok Colleen Hannigan dengan sangat baik, tukang mabuk, pemarah, benci anak-anak, dan perawan tua yang genit. Namun nampaknya Diaz perlu banyak latihan koreografer. Pada beberapa tarian, tampak ia begitu canggung dengan koreografi yang tampak menggelikan. Secara keseluruhan film ini mempunyai alur cerita yang cukup membuat penonton duduk betah menonton nyanyian dan tarian yang silih berganti. Namun beberapa hal tampak tidak masuk akal, seperti saat bertemunya Annie dengan Stacks dan kenyataan bahwa Annie tidak dapat membaca, namun di awal film dirinya dapat membaca sebuah surat. Siapapun yang memerankan Annie, film ini layak menjadi tontonan keluarga saat menghabiskan waktu bersama. Pesan yang disampaikan pun cukup mengena kepada para penonton. So untuk Flagers yang penasaran banget sama film “Annie” kalian bisa langsung datang ke bioskop kesayangan kalian.

 

Comments and 1,400 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply