“The Magnificent Seven,” Kisah 7 Koboi Klasik dalam Menyelamatkan Kota │ Movie Review

September 21, 2016

the-magnificent-seven-international-poster

“The Magnificent Seven” merupakan sebuah cerita klasik tentang tujuh koboi yang handal dalam menembak. “The Magnificent Seven” pernah dibuat oleh sutradara John Sturges, namun kali ini sutradara Antoine Fuqua membawanya dalam sebuah versi modern yang sangat apik. Film ini mungkin akan membuat sebagian dari Flagers dibawa kembali ke era 60-an.

Diceritakan, sebuah kota bernama Rose Creek berada dalam kekuasaan tokoh bengis yang maruk akan harta bernama Bartholomew Bogue (Peter Sarsgaard). Potensi tambang emas di kota tersebut benar-benar membutakan mata Bogue dan membunuh secara kejam beberapa warga tak berdosa di kota tersebut. Sebagai salah satu warga kota tersebut, Emma Cullen (Haley Bennett) tak tinggal diam melihat tingkah laku Bogue. Ia pun akhirnya dipertemukan dengan sosok Sam Chisolm (Denzel Washington) dan langsung meminta bantuannya untuk mengusir Bogue dan anak buahnya.

magnificent-seven-header-2_1050_591_81_s_c1

Menyadari tak akan mampu menumpas Bogue seorang diri, Chisolm pun terpaksa harus mengumpulkan beberapa koboi handal. Josh Faraday (Chris Pratt), Goodnight Robicheaux (Ethan Hawke), Billy Rocks (Lee Byung-hun), Jack Horne (Vincent D’Onofrio), Vasquez (Manuel Garcia-Rulfo), dan Red Harvest (Martin Sensmeier) dikumpulkan untuk memberantas ketidakadilan yang terjadi di Rose Creek. Dengan bayaran yang fantastis, 6 orang yang diajak Chisolm tersebut tak segan untuk menolaknya. Meskipun banyak masalah, keahlian yang mereka punya menjadi harapan kota Rose Creek. Mampukah Chisolm dan gang menuntaskan Bogue?

Tontonan menarik pun tersaji di film yang berdurasi cukup lama ini. Namun, 2 jam 13 menit tidak terasa karena cerita bergulir dengan sangat menarik. Dari segi pengenalan setiap karakter, aksi baku-tembak, dan akting para bintangnya patut mendapat pujian. Denzel Washington kembali membuktikan kepada dunia bahwa dirinya adalah salah satu aktor handal untuk sebuah film laga.

magnificent-seven-2016-cast

Dengan pakaian serba hitamnya, karakter Chisolm terlihat memiliki kepribadian misterius dan tak terbaca. Sikap pendiam, memiliki tatapan mata tajam, dan tentu saja berdarah dingin.Wibawanya sebagai seorang pemimpin juga tak dapat diabaikan begitu saja. Ia mampu mengatur di dalam perkumpulan koboi berbeda latar belakang itu.

Rasanya tak ada sosok lain yang pantas untuk memerankan karakter Chisolm selain Washington. Itulah mengapa Fuqua kembali mempercayakan karakter utama di filmnya kepada Washington setelah terakhir kali bekerja sama dalam film The Equalizer. Berbeda jauh dengan karakter Chisolm, Chris Pratt bagaimanapun dapat dikatakan sukses dengan tokoh bernama Josh Faraday. Seorang koboi pemabuk, doyan menggoda wanita, dan pemberani ini sering kali memecahkan ketegangan dengan banyolan-banyolannya.

the-magnificent-seven-2016-movie-wallpaper-17-1920x798

”The Magnificent Seven” merupakan film yang nyaman dilihat dengan keindahan visualnya. Banyak adegan yang memanjakan mata dengan pemandangan asri alam Amerika zaman koboi. Ocehan lucu Chris Pratt dan Vasquez, aksi keren pelempar pisau dari Asia, kelakuan lucu si manusia gunung, dan perang di akhir film membuat film ini layak untuk ditonton, khususnya penggemar film koboi. Sayangnya film ini tidak memakai lagu tema film orisinilnya yang legendaris itu “The Magnificent Seven” sudah dapat dinikmati di bioskop-bioskop Tanah Air mulai hari ini.

Comments and 609 views

Dimas Andra Saputra

Your Future Engineer │ Model United Nations │ Entertainment World

Related Posts

COMMENT

Leave a Reply